Tuesday, November 1, 2011

Keindahan kepulauan Palau di Micronesia ng boranan

 Mikronesia adalah gugusan pulau-pulau kecil yang berada di Samudera Pasifik di arah timur laut Indonesia, Di Mikronesia ini, terdapat beberapa negara kepulauan, seperti Kiribati, Nauru, Guam, marshal Islands, Caroline islands, Northen Mariana, Palau, dan negara-negara kepulauan kecil laianya (saya yakin, hanya sedikit dari anda yang mengetahui tentang negara-negara ini).

Walaupun Micronesia terbagi atas negara-negara kepulauan kecil, namun ternyata kawasan micronesia sangat sering dikunjungi oleh wisatawan-wisatawan asing, sebabnya tak lain dan tak bukan adalah karena keindahan alam kepulauan lautnya.

Salah satu kepulauan yang mempunyai keindahan alam luar biasa di Micronesia adalah Kepulauan Palau (Negara Palau), Negara kepulauan yang luas wilayahnya tidak lebih dari 500 kilometer persegi ini mempunyai keindahan pulau serta laut biru yang sangat mempesona.

Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia
Palau Micronesia

Filipina Klaim Warga Dunia yang ke-7 miliar ng boranan

Danica May Camacho lahir dua menit menjelang tanggal 31 Oktober 2011 di sebuah rumah sakit di Manila, Filipina. Oleh pemerintah Filipina, bayi itu ditahbiskan menjadi simbol warga bumi yang ketujuh miliar. Danica pun menerima bingkisan berupa kue dari badan khusus PBB yang menangani proyek populasi global, UNFPA. Badan itu sudah memperkirakan bahwa pada 31 Oktober 2011 jumlah penduduk di muka bumi bertambah menjadi tujuh miliar jiwa.

Danica May Camacho

"Ia kelihatan sangat cantik. Saya tak percaya kalau ia warga dunia ketujuh miliar," kata sang ibu, Camille Camacho, seperti dimuat Daily Mail pada Senin 31 Oktober 2011. Bayi dengan berat 2,5 kilogram ini muncul di tengah-tengah euforia dunia menyambut kelahiran penghuninya yang termuda.

Menteri Kesehatan Filipina, Enrique Ona, menyatakan akan mengirim nama dan waktu kelahiran Danica pada organisasi kesehatan dunia WHO untuk memastikan bahwa bayi tersebut benar-benar warga dunia ketujuh miliar, seperti dilansir dari kantor berita Xinhua.

Menurut laporan jumlah populasi dunia UNFPA, Filipina menempati posisi 12 dalam daftar negara terpadat di dunia dengan 94,9 juta penduduk. Nomor satu masih dipegang China dengan 1,35 miliar penduduk, disusul India dengan 1,24 miliar penduduk.

Beberapa waktu lalu, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, dalam suratnya memperkirakan warga dunia ketujuh miliar kemungkinan akan lahir di negara dengan tingkat pertumbuhan penduduk tercepat, seperti China atau India. Ternyata, lahirlah bayi Danica di Filipina, yang juga salah satu negara dengan pertumbuhan penduduk tercepat.

Di berbagai tempat di belahan dunia, seiring dengan semakin padatnya jumlah penduduk, kesenjangan antar golongan juga semakin besar. Menurut PBB, jurang pemisah antara si kaya dan si miskin semakin lebar, sehingga tantangan yang akan dihadapi warga dunia ke depannya akan semakin bertambah.

Mahasiswi Cantik Pimpin Jutaan Demonstran ng boranan

Camila Vallejo
Muda, cantik, berani. Tiga kata itulah yang tampaknya pantas untuk menggambarkan Camila Vallejo, gadis berusia 23 tahun anggota partai komunis Chile yang juga mengetuai ikatan mahasiswa Universidad de Chile.

Sudah enam bulan ini Vallejo memimpin jutaan mahasiswa dalam sebuah protes terbesar sejak 20 tahun terakhir di Chile, menuntut Presiden Sebastián Pinera yang berhaluan konservatif mundur. "Selama bertahun-tahun, anak-anak muda Chile telah dicekoki pemerintahan neo liberal yang lebih menekankan konsumerisme dan kepemilikan pribadi. Tak ada empati untuk orang lain," kata dia.

"Pergerakan ini membantu kami para pemuda Chile mencapai pemerintahan negara yang bermartabat, kebalikan dari pemerintahan yang sekarang," kata Vallejo, seperti dimuat CBS News. Gadis kelahiran 28 April memang dikenal vokal menggugat semrawutnya dunia pendidikan di Chile yang dinilainya sangat tidak berpihak pada rakyat kebanyakan.

Vallejo dikenal tak terlalu banyak bicara tentang dirinya, namun dengan kharismanya, ia mampu menggalang lebih banyak massa untuk mendukung gerakannya. Dalam hitungan bulan, gadis yang dijuluki 'Komandan Camila' oleh para pendukungnya ini memiliki 300 ribu pendukung di akun Twitternya, seperti dimuat Guardian.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan September lalu menunjukkan mahasiswi jurusan Geografi ini mendapatkan dukungan 89 persen rakyat Chile atas keberaniannya, sebagaimana dilansir dari Sydney Morning Herald. Pengalaman berkali-kali ditembaki meriam air dan gas air mata oleh polisi saat berdemonstrasi tak membuatnya gentar.

Berkembangnya dukungan untuk Vallejo berbanding lurus dengan berkembangnya ancaman keselamatannya. Setelah berkali-kali menerima ancaman pembunuhan, Vallejo kini berada di bawah pengawasan kepolisian.

Camila Vallejo

Menanggapi tudingan miring yang menyebutkan ia mendapat banyak dukungan hanya karena kecantikannya, gadis bertindik hidung ini cuma tertawa. "Banyak yang bilang saya sok karena kulit saya putih dan mata saya hijau. Absurd sekali! Orang tua saya juga bukan orang kaya, karena mereka juga pekerja," ujarnya.

Ia berkata bahwa ia bertindak karena melihat banyaknya ketidakpuasan di masyarakat. "Anak muda selalu yang pertama kali membuat perubahan. Kami tidak terikat komitmen keluarga, sehingga lebih bebas. Kami yang mengambil langkah awal, namun kami tak sendiri karena generasi di atas kami juga mendukung kami," tandasnya.

Nenek 60 Tahun Dikira Hamil Padahal Tumor Raksasa ng boranan

Oxford, Inggris, Perut seorang nenek tumbuh besar seperti wanita hamil padahal usianya sudah menginjak 60 tahun. Bukannya hamil, nenek tersebut ternyata menderita tumor raksasa jinak dengan berat mencapai 17,7 kg. Jayne Grainger (60 tahun) menderita kista ovarium jinak yang membuat perutnya membesar seperti wanita hamil. Untungnya, tumor raksasa itu kini sudah berhasil dioperasi dan membuat ukuran baju nenek Grainger turun dari 24 menjadi ukuran 10.

Jayne Grainger

Jayne Grainger

"Saya tidak tahan melihat tubuhku di cermin, tapi sekarang saya tidak pernah merasa begitu baik," jelas Jayne Grainger, seperti dilansir mirror.co.uk, Senin (31/10/2011). Nenek yang sudah menjadi janda ini baru menyadari ada yang tidak beres ketika menemukan ada memar bengkak biru di sekitar perutnya. Namun, pada saat itu tidak ada rasa sakit dan gejala yang ia rasakan, kecuali perutnya yang semakin membesar.

Meski tidak terasa sakit, semakin hari kista tersebut tumbuh semakin besar. Melihat hal tersebut membuat putranya Tim (45 tahun) dan putrinya Jorgie (37 tahun) mendesak Grainger untuk segera menemui dokter.

Tapi Grainger merasa takut dengan petugas medis dan rumah sakit. Ia tidak mau mencari bantuan karena menganggap tidak ada yang salah dengan tubuhnya.

"Meskipun saya punya perut besar dan kaki bengkak, tapi tidak ada daging di lengan atau tubuh bagian tubuh saya yang lain," lanjut Grainger.

Perutnya yang semakin besar membuat Grainger malu dengan penampilannya dan jarang keluar rumah. Ia lebih banyak berada di dalam rumah dan menjadi 'petapa'.

"Saya membuang sampah keluar rumah setelah gelap dan mobil saya diparkir sangat dekat dengan pintu depan rumah, jadi saya bisa masuk tanpa ada yang melihat saya. Kaki saya mulai membengkak sehingga tampak seolah-olah saya menderita elephantitis (kaki gajah)," jelas Grainger.

Gangguan kesehatan yang begitu banyak akhirnya membuat Grainger mau mengunjungi dokter. Dia kemudian dirujuk ke Royal Berkshire Hospital dan hanya beberapa kemudian tumor yang beratnya setara dengan 17 kantong gula, telah diangkat di Churchill Hospital, Oxford.

"Kami berhasil melakukan semuanya tanpa ada masalah, itu adalah hal yang baik. Tumor ini tumbuh sangat lambat dari waktu ke waktu tapi Nyonya Grainger sudah menjadi terbiasa dengan kondisi itu. Itu adalah salah satu yang tumoe terbesar yang pernah terjadi di Oxford. Ini adalah kasus yang sangat aneh," jelas Roberto Tozzi, ahli bedah yang menangani Grainger.

Penggemar Makanan Manis Cenderung Suka Menolong ng boranan

Makanan manis tak selamanya buruk karena menyebabkan diabetes melainkan juga bisa untuk memprediksi kepribadian seseorang. Orang yang suka makanan manis cenderung memiliki karakter yang 'manis' dalam arti cenderung lebih suka menolong dibandingkan orang yang suka makanan gurih atau tidak berasa sama sekali.

makanan manis

"Semua orang merasakan makanan setiap hari. Penelitian kami ingin mencari tahu apakah pemilihan rasa dan pengalaman dapat digunakan untuk menjelaskan ciri-ciri kepribadian dan perilaku," kata rekan penulis penelitian, Brian Meier, PhD seperti dikutip dari MedicalNewsToday.com, Senin (31/10/2011).

Para peneliti dari North Dakota State University dan Sekolah Tinggi Gettysburg menemukan bahwa partisipan yang memilih makanan manis (sepotong coklat Dove) lebih mungkin membantu orang lain yang membutuhkan pertolongan dengan sukarela dibandingkan dengan relawan yang memilih makanan tak manis (keripik) atau tidak memilih makanan tertentu.

Penelitian ini juga agaknya mengamini pandangan masyarakat bahwa orang yang suka makanan manis (seperti permen atau kue coklat) lebih menyenangkan atau suka menolong orang yang membutuhkan.

"Hasil ini mengejutkan. Orang-orang yang suka menolong dan ramah dianggap 'manis' karena rasa tampaknya memiliki sedikit kesamaan dengan kepribadian atau perilaku. Teori-teori psikologi terbaru mendorong kami berhipotesis bahwa persamaan tersebut tampaknya tidak berbahaya dan dapat digunakan untuk menambah wawasan mengenai kepribadian dan perilaku," ungkap Meier.

"Hasil penelitian kami menunjukkan ada hubungan yang kuat antara rasa manis dan perilaku suka menolong. Temuan ini mengungkapkan bahwa metafora dapat menyebabkan prediksi yang unik dan provokatif mengenai perilaku dan kepribadian seseorang," kata peneliti, Michael D. Robinson, profesor psikologi North Dakota State University.

Penelitian ini menunjukkan orang yang menyukai makanan manis memiliki ciri kepribadian yang lebih menyenangkan dan lebih mungkin untuk menjadi sukarelawan seperti membersihkan kota setelah banjir besar dibandingkan dengan orang yang tidak menyukai makanan manis.

Inilah Pijatan 50 Jari Seharga Rp17,6 Juta ng boranan

Dipijat dengan dua tangan mungkin sudah biasa Anda rasakan. Namun, pernahkah Anda dipijat lima orang atau dengan sepuluh jari sekaligus? Mungkin terdengar aneh, seperti lima pianis yang memainkan satu piano, secara bersamaan.

pijatan 17,6 juta

Perawatan pijat untuk satu orang dengan lima terapis sekaligus ini, ditawarkan oleh Spa Grande di Grand Wailea Resort, Maui, Hawaii. "Kami memiliki ide untuk membuat dua orang dipijat bersama dengan 20 tangan. Kami pikir para tamu akan mendapat pengalaman pijat yang berbeda," kata Stephenie Handley, asisten kepala spa, dikutip dari nydailynews.com.

Ia juga mengungkap, kalau dalam pijatan ala Hawai ini, terdapat efek 'gelombang hula'. Yaitu siklus pijatan yang terus-menerus selama 50 menit dari 50 jari. Keseluruhan perawatan berlangsung selama sekitar 2,5 jam.

Untuk melakukan pijatan ini, para terapis melakukan latihan khusus, sehingga mereka bisa kompak dan tak saling berbenturan saat melakukan pijatan. Perawatan ini dilakukan secara berpasangan. Jadi akan ada sepuluh terapis dalam satu ruangan untuk dua orang, karena itulah perawatan ini dinamakan '20-Hands Duo Massage'.

"Saat melakukan pijatan tradisional, terapis diminta untuk fokus dan tangan yang bekerja. Tapi pijatan unik ini membutuhkan sinkronisasi keduanya, sekaligus kekompakan sehingga menimbulkan rasa santai yang maksimal pada tamu," kata Handley.

Sangat menarik, tapi sayang, sejak diperkenalkan September lalu, belum ada orang yang tertarik dan memesannya. Harga yang harus dibayar untuk mendapatkan perawatan ini memang tak murah, yaitu US$2.000 atau sekitar Rp17,6 juta untuk pasangan.

Wanita Ini Pingsan Kena Tilang Rp400 Juta ng boranan

Seorang wanita asal Silicy, Italia dibuat terkejut setelah dirinya harus membayar tanggihan denda tilang akibat kesalahan parkir mobil, sebesar 32 ribu euro atau sekitar Rp 400 juta. Bahkan ketika menerima dan melihat tagihan tersebut, wanita yang tidak disebutkan namanya itu jatuh pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

tilang 400 juta

Seperti dilaporkan harian Repubblica yang dikutip Caradvice, Senin 31 Oktober 2011, nilai denda ini bisa dibilang cukup fantastis untuk sebuah pelanggaran akibat kesalahan parkir mobil. Kejadian itu berawal, saat kepolisian setempat mengirim sebuah surat tilang beserta nilai denda kepada wanita tersebut dan suami, pada bulan ini. Dalam surat tilang disebutkan adanya pelanggaran yang dilakukan, yakni memarkir mobil sembarangan dan tidak sesuai dengan ketentuan.

Tak ayal nilai denda yang begitu besar, yaitu 32 ribu euro atau sekitar Rp400 juta, membuat wanita itu syok. Namun, setelah ditelusuri ternyata adakesalahan dari pengetikan di surat tilang itu. Waktu kejadian yang semestinya tahun 2008 tertulis tahun 208.

Hasilnya, surat tilang tersebut menyatakan, pelanggaran lalu lintas terjadi pada 1.803 tahun lalu. Hal itu juga yang membuat perhitungan denda serta bunga, yang harus dibayar menjadi berlipat-lipat.

Usai dilakukan koreksi, ternyata wanita itu hanya membayar 102 euro atau sekitar Rp1,27 juta. Denda itu kemudian langsung dibayar oleh sang suami.

 
Powered by Blogger